{"id":3372,"date":"2026-08-19T17:33:13","date_gmt":"2026-08-19T10:33:13","guid":{"rendered":"https:\/\/infopendidikan.bic.id\/?p=3372"},"modified":"2026-08-21T11:46:17","modified_gmt":"2026-08-21T04:46:17","slug":"syarat-tinggi-badan-sekolah-kedinasan-2026-ipdn-hingga-stan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bicarainfo.com\/pendidikan\/syarat-tinggi-badan-sekolah-kedinasan-2026-ipdn-hingga-stan\/","title":{"rendered":"Syarat Tinggi Badan Sekolah Kedinasan 2026: IPDN hingga STAN"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Sorotan utama:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Ada &amp; Tidak Ada:<\/strong>\u00a0IPDN mensyaratkan tinggi badan minimal laki-laki 160 cm dan perempuan 155 cm. Sebaliknya, PKN STAN dan STIS tidak menetapkan batas minimal tinggi badan, cocok untuk yang khawatir postur.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Paling Tinggi:<\/strong>\u00a0Poltekimipas (Kemenimipas) 168 cm pria \/ 160 cm wanita, Kemenhub 165 cm\/160 cm untuk 6 prodi penerbangan, dan STIN 165 cm\/160 cm (ada kelonggaran prestasi).<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Paling Rendah:<\/strong>\u00a0STMKG 155 cm pria \/ 150 cm wanita, Poltek SSN 160 cm\/150 cm, Poltekpin 162 cm\/155 cm. Semua wajib berat badan seimbang saat tes kesehatan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Aturan Penting:<\/strong>\u00a0Pengukuran ulang dilakukan panitia saat seleksi. Syarat bisa berubah tiap tahun, wajib cek pengumuman resmi tiap sekolah sebelum daftar di sscasn.bkn.go.id.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>JAKARTA\u00a0- <\/strong>Persyaratan fisik berupa tinggi badan kembali menjadi acuan utama pada seleksi <a href=\"\/tag\/sekolah-kedinasan\/\">Sekolah Kedinasan<\/a> 2026 yang pendaftaran dibuka 18 Agustus 2026, di mana <a href=\"\/tag\/ipdn\/\">IPDN<\/a> mensyaratkan minimal 160 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita, sedangkan PKN STAN dan Polstat STIS tidak memberlakukan syarat tinggi badan sama sekali.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak calon pendaftar mundur karena salah paham mengira semua sekolah kedinasan butuh postur tinggi. Dari pengumuman resmi <a href=\"\/tag\/bkn\/\">BKN<\/a> menunjukkan ketentuan sangat berbeda per kampus. Bagi yang tingginya di bawah 160 cm, masih ada peluang besar di STAN dan STIS yang fokus pada akademik, bukan fisik. Sementara yang ingin ke Imigrasi atau Penerbangan, wajib siapkan postur minimal 168 cm.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Daftar Lengkap Syarat Tinggi Badan 2026 per Kampus<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap instansi pemerintah menerapkan kriteria ketat yang berbeda-beda, seperti diberitakan oleh Detikcom. Calon pelamar wajib mencermati rincian ukuran minimal tinggi badan sebelum mengajukan pendaftaran.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Persyaratan fisik berupa tinggi badan kembali menjadi salah satu acuan utama pada seleksi penerimaan mahasiswa, taruna, dan praja baru sekolah kedinasan 2026. Panitia seleksi di masing-masing instansi akan melakukan pengukuran ulang tinggi badan para calon pendaftar selama tahapan seleksi berlangsung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut daftar terbaru per 19 Agustus 2026:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. IPDN (Kemendagri) - 160 cm \/ 155 cm<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendaftar laki-laki wajib memiliki tinggi badan minimal 160 cm, sedangkan pendaftar perempuan minimal 155 cm. IPDN menekankan aspek kedisiplinan dan fisik yang prima karena lulusannya akan menjadi pamong praja. Tidak berkacamata\/lensa kontak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Poltekimipas (Kemenimipas) - 168 cm \/ 160 cm - TERTINGGI<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketentuan tinggi badan minimal mencapai 168 cm untuk laki-laki dan 160 cm untuk perempuan, di mana berat badan ideal ditentukan langsung oleh tim medis seleksi. Berdasarkan surat edaran resmi dari Kemenkumham, syarat tinggi badan untuk mendaftar ke POLTEKIP dan POLTEKIM yaitu untuk laki-laki 170 cm dan untuk wanita 160 cm. Tahun 2026 ada penyesuaian menjadi 168 cm.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dua sekolah kedinasan di bawah naungan Kementerian Hukum dan HAM ini menetapkan syarat tinggi badan yang cukup tinggi, yaitu minimal 170 cm untuk laki-laki dan 160 cm untuk perempuan. Selain itu, berat badan juga harus seimbang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Kemenhub (22 Sekolah) - 165 cm \/ 160 cm (Prodi Tertentu)<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Batas minimal 165 cm (laki-laki) dan 160 cm (perempuan) berlaku khusus program studi D3 PKP, D3 PPKP, D3 OBU, D3 MBU, D3 MTU, serta D3 OPU. Prodi penerbangan, pelayaran, dan lalu lintas udara memang butuh postur ideal. Prodi lain di Kemenhub ada yang tidak mensyaratkan tinggi badan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. STIN (BIN) - 165 cm \/ 160 cm (Ada Kelonggaran Prestasi)<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Diutamakan minimal 165 cm bagi laki-laki dan 160 cm bagi perempuan dengan berat badan seimbang. Peserta yang tidak memenuhi batas tinggi yang diutamakan wajib memiliki prestasi atau keahlian khusus yang dibuktikan saat tes. Di sisi lain, STIN dengan standar 165 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita, namun ada kelonggaran bagi calon berprestasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Poltekpin (Kementerian Hukum) - 162 cm \/ 155 cm<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menetapkan standar minimal 162 cm untuk pendaftar laki-laki dan 155 cm untuk pendaftar perempuan. Nomenklatur baru dari Poltekip. Fokus pembinaan pemasyarakatan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Poltek SSN (BSSN) - 160 cm \/ 150 cm<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Syarat tinggi badan minimal ditetapkan 160 cm bagi laki-laki dan 150 cm bagi perempuan dengan kriteria berat badan seimbang. Syarat fisik masuk sekolah kedinasan ketat, siapkah Anda?<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. STMKG (BMKG) - 155 cm \/ 150 cm - TERENDAH<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketentuan minimal tinggi badan yakni 155 cm untuk laki-laki dan 150 cm untuk perempuan, disertai berat badan seimbang. Paling rendah di antara sekolah kedinasan yang mensyaratkan tinggi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kampus Tanpa Syarat Tinggi Badan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini information gain paling penting bagi pendaftar bertubuh tidak tinggi:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. PKN STAN (Kemenkeu) - TIDAK ADA SYARAT<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Merujuk pada pola penerimaan tahun 2024 dan 2025, PKN STAN tidak menerapkan aturan batas tinggi badan. Pengumuman resmi untuk periode 2026 masih ditunggu dari pihak kampus. PKN STAN dan Politeknik Statistika STIS tidak menetapkan batasan tinggi badan minimal, memberikan peluang bagi peserta dengan postur fisik kurang tinggi namun unggul secara akademik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak menetapkan syarat tinggi badan secara khusus, namun pelamar harus sehat jasmani dan rohani. Fokus utama seleksi STAN lebih kepada kemampuan akademik dan integritas. Syarat tinggi badan khusus diterapkan pada spesialisasi Diploma I dan Diploma III Kepabeanan dan Cukai yaitu ada minimal, tapi umum tidak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">9. Polstat STIS (BPS) - TIDAK ADA SYARAT<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Politeknik Statistika STIS tidak memberlakukan persyaratan tinggi badan bagi seluruh calon mahasiswa. STIS tidak ada syarat khusus. Cocok untuk yang khawatir soal postur.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Strategi Jika Tinggi Badan Kurang<\/h2>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Ukur Ulang dengan Benar:\u00a0Panitia ukur tanpa alas kaki, punggung menempel dinding. Beda 0,5 cm bisa gugur. Latihan stretching dan tidur cukup 2 minggu sebelum tes bisa menambah 1-2 cm.<\/li>\n\n\n\n<li>Pilih Kampus Non-Fisik:\u00a0Jika pria di bawah 160 cm atau wanita di bawah 155 cm, langsung targetkan STAN dan STIS. Jangan paksakan IPDN atau Poltekimipas.<\/li>\n\n\n\n<li>Cek Berat Badan Ideal:\u00a0Semua kampus yang mensyaratkan tinggi juga wajib berat badan seimbang. Rumus IMT = BB \/ (TB x TB) harus 18,5-25. Poltekimipas berat badan ideal ditentukan langsung oleh tim medis seleksi.<\/li>\n\n\n\n<li>Siapkan Surat Prestasi untuk STIN:\u00a0Jika tinggi kurang 2-3 cm dari 165 cm, STIN masih beri kelonggaran jika punya prestasi nasional\/internasional.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perlu diingat bahwa ketentuan tinggi badan dapat berubah sesuai kebijakan tahun berjalan. Oleh karena itu, siswa kelas 12 wajib membaca pengumuman resmi pada website masing-masing sekolah sebelum mendaftar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendaftaran sekolah kedinasan dilakukan melalui portal terpadu Sistem Seleksi CPNS Nasional di sscasn.bkn.go.id 18-30 Agustus 2026.<\/p>\n\n\n\n<script type=\"application\/ld+json\">\n{\n  \"@context\": \"https:\/\/schema.org\",\n  \"@type\": \"FAQPage\",\n  \"mainEntity\": [\n    {\n      \"@type\": \"Question\",\n      \"name\": \"Berapa syarat tinggi badan IPDN 2026?\",\n      \"acceptedAnswer\": {\n        \"@type\": \"Answer\",\n        \"text\": \"IPDN Kementerian Dalam Negeri mensyaratkan tinggi badan minimal 160 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita, dengan berat badan seimbang dan tidak berkacamata. Pengukuran ulang dilakukan panitia saat seleksi.\"\n      }\n    },\n    {\n      \"@type\": \"Question\",\n      \"name\": \"Apakah PKN STAN dan STIS ada syarat tinggi badan?\",\n      \"acceptedAnswer\": {\n        \"@type\": \"Answer\",\n        \"text\": \"Tidak ada. Merujuk pola 2024-2025, PKN STAN dan Politeknik Statistika STIS (BPS) tidak memberlakukan persyaratan tinggi badan. Fokus seleksi pada akademik dan kesehatan jasmani rohani, bukan postur. Cocok untuk pendaftar di bawah 160 cm.\"\n      }\n    },\n    {\n      \"@type\": \"Question\",\n      \"name\": \"Berapa syarat tinggi badan Poltekimipas dan STIN 2026?\",\n      \"acceptedAnswer\": {\n        \"@type\": \"Answer\",\n        \"text\": \"Poltekimipas (Kemenimipas) tertinggi: 168 cm pria \/ 160 cm wanita, berat ideal ditentukan tim medis. STIN BIN 165 cm pria \/ 160 cm wanita, tapi ada kelonggaran jika punya prestasi nasional\/internasional yang dibuktikan saat tes.\"\n      }\n    },\n    {\n      \"@type\": \"Question\",\n      \"name\": \"Berapa syarat tinggi badan STMKG dan Poltek SSN 2026?\",\n      \"acceptedAnswer\": {\n        \"@type\": \"Answer\",\n        \"text\": \"STMKG BMKG terendah: 155 cm pria \/ 150 cm wanita. Poltek SSN BSSN: 160 cm pria \/ 150 cm wanita. Kemenhub untuk 6 prodi penerbangan (PKP, PPKP, OBU, MBU, MTU, OPU): 165 cm pria \/ 160 cm wanita, prodi lain tidak mensyaratkan.\"\n      }\n    },\n    {\n      \"@type\": \"Question\",\n      \"name\": \"Bagaimana jika tinggi badan kurang untuk daftar sekolah kedinasan?\",\n      \"acceptedAnswer\": {\n        \"@type\": \"Answer\",\n        \"text\": \"Jika tinggi kurang, pilih kampus tanpa syarat tinggi: STAN dan STIS. Jika selisih 1-2 cm, lakukan stretching dan tidur cukup, ukur tanpa alas kaki. Untuk STIN, siapkan sertifikat prestasi. Semua kampus wajib berat badan seimbang dengan IMT 18,5-25, cek pengumuman resmi tiap sekolah sebelum daftar 18-30 Agustus 2026 di sscasn.bkn.go.id.\"\n      }\n    }\n  ]\n}\n<\/script>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tidak semua sekolah kedinasan mensyaratkan tinggi badan. IPDN wajib minimal 160 cm (pria) dan 155 cm (wanita), STAN dan STIS tidak ada syarat tinggi badan sama sekali. Poltekimipas paling tinggi 168 cm\/160 cm, STIN 165 cm\/160 cm, Kemenhub 165 cm\/160 cm untuk prodi penerbangan, STMKG 155 cm\/150 cm, Poltek SSN 160 cm\/150 cm. Cek rincian per kampus sebelum daftar 18-30 Agustus 2026.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2457,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[419],"tags":[29,336,312],"class_list":["post-3372","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sekolah-kedinasan","tag-bkn","tag-ipdn","tag-sekolah-kedinasan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bicarainfo.com\/pendidikan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3372","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bicarainfo.com\/pendidikan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bicarainfo.com\/pendidikan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bicarainfo.com\/pendidikan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bicarainfo.com\/pendidikan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3372"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bicarainfo.com\/pendidikan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3372\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bicarainfo.com\/pendidikan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2457"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bicarainfo.com\/pendidikan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3372"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bicarainfo.com\/pendidikan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3372"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bicarainfo.com\/pendidikan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3372"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}