{"id":3793,"date":"2026-10-12T16:28:24","date_gmt":"2026-10-12T09:28:24","guid":{"rendered":"https:\/\/bicarainfo.com\/pendidikan\/?p=3793"},"modified":"2026-10-12T16:29:39","modified_gmt":"2026-10-12T09:29:39","slug":"ekskul-kkri-militerisasi-sekolah-kemendikdasmen-bukan-militerisme-kelompok-sipil-protes","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bicarainfo.com\/pendidikan\/ekskul-kkri-militerisasi-sekolah-kemendikdasmen-bukan-militerisme-kelompok-sipil-protes\/","title":{"rendered":"Ekskul KKRI Dituding Militerisasi Sekolah, Kemendikdasmen: Bukan Militerisme \u2014 Kok Kelompok Sipil Masih Protes?"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">BICARAINFO.COM \u2013 Jujur, kalau kamu denger kata \"Kadet\" di sekolah, yang kebayang apa? Baris-berbaris sambil dibentak? Atau ekskul keren yang bikin disiplin?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, perdebatan ini lagi rame banget. Di satu sisi Kemendikdasmen bilang santai, ini bukan militerisme. Di sisi lain, kelompok sipil bilang: stop, sekolah bukan barak. Yuk kita bedah pelan-pelan, biar kamu nggak cuma ikut-ikutan rame.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Sih KKRI Itu? Bukan Pramuka, Bukan Paskibra<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi KKRI itu Korps Kadet Republik Indonesia. Resmi jadi ekskul nasional buat SMA\/SMK\/sederajat lewat Keputusan Mendikdasmen Nomor 136 Tahun 2026 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembinaan Kesadaran Bela Negara, diteken 5 Mei 2026.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beda sama Pramuka yang statusnya wajib mulai SD, KKRI ini opsional. Kamu ikut kalau mau, nggak ikut juga nggak apa-apa. Penentuan pelatih dan materinya diserahkan ke sekolah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tujuannya? Bukan buat cetak prajurit. Tujuannya buat bentuk karakter kebangsaan yang berlandaskan UUD 1945, lewat pengembangan karakter, bukan sekadar teori di kelas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada 5 kompetensi utamanya:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Cinta tanah air \u2014 cinta produk dalam negeri, jaga lingkungan<\/li>\n\n\n\n<li>Sadar berbangsa dan bernegara<\/li>\n\n\n\n<li>Setia pada Pancasila<\/li>\n\n\n\n<li>Rela berkorban buat kepentingan umum<\/li>\n\n\n\n<li>Kemampuan awal bela negara \u2014 termasuk ketahanan fisik, wawasan kebangsaan, dan literasi digital buat nangkal hoaks.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Metodenya juga nggak cuma baris-berbaris. Pembelajaran dilakukan bauran: modul daring, jurnal refleksi, kuis, lokakarya tatap muka, proyek kolaboratif kayak ketahanan digital, kepemimpinan reflektif, sampai mitigasi bencana.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kebayang kan bedanya sama Paskibra yang fokus pengibaran bendera? Kalau KKRI lebih ke karakter + digital.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kata Kemendikdasmen: Ini Bukan Militerisme, Ini Bela Negara Versi Sekolah<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Wamen Dikdasmen Atip Latipulhayat capek-capek ngulangin kalimat ini di setiap peluncuran:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\"KKRI ini sama sekali tidak benar ada kesan semacam militerisme di sekolah. Jauh daripada pandangan yang seperti itu. Yang ditekankan di sini adalah bela negaranya.\"<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Kemendikdasmen, bela negara di sekolah itu bisa sesimpel: belajar sungguh-sungguh, disiplin di sekolah, hormat guru, di rumah hormat orang tua, dan jaga persatuan sama teman. Bukan harus angkat senjata.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengelolaan KKRI juga tetap berbasis sekolah di bawah kendali guru dan kepala sekolah, bukan pendidikan militer wajib. Perwira TNI yang datang ke sekolah cuma buat berbagi pengalaman tentang bela negara, bukan buat ngelatih perang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan faktanya, hingga kini sudah 70 ribu hingga 80 ribu pelajar tergabung sejak 2025. Berarti animo ada.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kok Kelompok Sipil Bilang Sekolah Bukan Barak? Ini Argumennya<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, ini sisi lain yang bikin rame.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan \u2014 isinya Imparsial, KontraS, YLBHI, Amnesty, SETARA, dan 18 organisasi lain \u2014 desak Presiden dan Mendikdasmen batalkan KKRI dan cabut Kepmen No. 136\/2026.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Argumen mereka: menyerahkan pembentukan karakter siswa kepada institusi militer mengaburkan pendidikan warga negara dengan pembinaan militer. Sekolah seharusnya ngembangin nalar kritis, dialog, HAM, sementara militer bekerja lewat struktur komando dan kepatuhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mereka bilang, status sukarela nggak menyelesaikan persoalan pokok. Persoalannya adalah masuknya Kemenhan dan TNI ke ruang pendidikan sipil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Puncaknya, Amnesty International Indonesia soroti kasus 29 murid dari berbagai sekolah yang ikut Pembekalan Bela Negara KKRI di fasilitas Standby Force TNI di Citeureup, Bogor, pada 4-14 September 2026, pasca tertangkap demonstrasi Agustus lalu. Direktur Eksekutif Amnesty Usman Hamid sebut itu sebagai intimidasi dan remiliterisasi ruang sipil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Polisi bahkan diduga ngancam calon peserta: wajah dan nama sudah didata, jangan demo lagi. Kalau ini bener, ini bukan lagi edukasi, tapi represi. Kamu setuju nggak kalau pembinaan karakter pakai cara kayak gini?<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Fakta Lapangan yang Jarang Dibahas, Tapi Nentuin Kamu Izinin Anak Ikut Nggak<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini bagian yang jarang ada di berita lain, tapi penting buat kamu sebagai orang tua dan guru:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>KKRI Bisa Jadi Jalur Karier.<br><\/strong>Program ini dirancang jadi sarana persiapan karier buat siswa yang bercita-cita ke akademi militer, kepolisian, kedinasan, maupun kepemimpinan publik. Jadi buat kamu yang emang pengen jadi taruna, ini bisa jadi bekal awal. Tapi kalau cita-cita kamu jadi desainer, ya mungkin kurang relevan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Benchmark Internasionalnya Ada.<br><\/strong>Konsep kadet di SMA bukan baru. Di Amerika ada JROTC, di Inggris ada Army Cadet Force, di India dan Singapura ada National Cadet Corps. Semuanya ekstrakurikuler SMA yang bentuk karakter tanpa kewajiban militer. Jadi Indonesia nggak sendirian, tapi kuncinya di pengawasan ketat.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Bela Negara Itu Nggak Cuma Militer.<br><\/strong>UU No. 23\/2019 nyebut 4 bentuk bela negara: pendidikan kewarganegaraan, pelatihan dasar kemiliteran, pengabdian sebagai prajurit, dan pengabdian sesuai profesi. Artinya, jadi relawan bencana, jaga lingkungan, atau aktif kegiatan sosial itu juga bela negara. Nggak harus baris-berbaris.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jadi, Ekskul Ini Buat Siapa? Gimana Biar Nggak Kebablasan?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Buat BIC, pertanyaannya bukan \"KKRI bagus atau jelek?\" Tapi \"gimana sekolah ngejalaninnya biar nggak kebablasan jadi barak?\"<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini checklist Ngajak Ngobrol buat sekolah dan orang tua:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Buat Sekolah:<\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Transparan: Tulis jelas di brosur ekskul, pelatihnya siapa? TNI aktif atau purnawirawan? Materinya apa? Bukan cuma \"bela negara\".<\/li>\n\n\n\n<li>Batasan: Pisahkan mana disiplin karakter (datang tepat waktu, tanggung jawab) dan mana pelatihan bercorak militer (baris-berbaris dengan aba-aba komando).<\/li>\n\n\n\n<li>Persetujuan orang tua tertulis, bukan cuma lisan. Jelaskan juga hak anak buat keluar kapan aja.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Buat Orang Tua:<\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Tanya anak: kamu ikut karena pengen atau karena disuruh? Kalau karena FOMO, diskusi lagi.<\/li>\n\n\n\n<li>Cek metode: kalau kegiatannya full di barak militer, bukan di sekolah, kamu berhak nanya dasar hukumnya dan pendampingan gurunya.<\/li>\n\n\n\n<li>Ingat, Pramuka itu yang wajib. KKRI itu pilihan. Jangan sampai anak kamu ngerasa terpaksa.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada akhirnya, bela negara versi BIC itu bukan soal seragam loreng, tapi soal kamu mau nggak jadi warga yang peduli. Mau lewat KKRI, Pramuka, OSIS, atau jadi relawan \u2014 semua bisa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau anak kamu ditawari KKRI minggu depan, kamu bakal bilang iya atau nanya dulu detailnya? Spill di kolom komentar ya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ekskul Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) resmi jadi ekskul nasional buat SMA\/SMK lewat Kepmen 136\/2026. Kemendikdasmen bilang ini cuma buat bela negara versi karakter, bukan militerisme. Tapi di lapangan, ada perwira TNI masuk sekolah, ada 29 siswa dibawa ke barak TNI di Bogor. Jadi ini beneran buat disiplin atau udah kebablasan? Kamu sebagai orang tua, bakal izinin anak ikut nggak?<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3794,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[447,106,18],"class_list":["post-3793","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-dikdasmen","tag-kkri","tag-mendikdasmen","tag-sma"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bicarainfo.com\/pendidikan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3793","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bicarainfo.com\/pendidikan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bicarainfo.com\/pendidikan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bicarainfo.com\/pendidikan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bicarainfo.com\/pendidikan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3793"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bicarainfo.com\/pendidikan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3793\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bicarainfo.com\/pendidikan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3794"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bicarainfo.com\/pendidikan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3793"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bicarainfo.com\/pendidikan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3793"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bicarainfo.com\/pendidikan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3793"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}